Senin, 19 Mei 2008

Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah

Visi SMA Negeri 2 Purwakarta
  • Membangun Generasi Kreatif, Inovatif dan Tangguh yang dilandasi oleh keimanan dan ketaqwaan.

Misi SMA Negeri 2 Purwakarta

  • Meningkatkan kepribadian dan kemadirian yang dilandasi iman dan taqwa.
  • Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik agar tercapai mutu lulusan yang berkualitas.
  • Meningkatkan profesionalisme Guru dan TU, membina semangat kerjasama yang dilandasi kekeluargaan.
  • Menciptakan suasanan yang kondusif bagi terwujudnya harmonisasi civitas sekolah.
  • Meningkatkan Wawasan Wiyata Mandala untuk mendukung kegiatan belajar mengajar

Tujuan SMA Negeri 2 Purwakarta

  • Mewujudkan iklim belajar yang kondusif.
  • Melengkapi srana prasarana khususnya sarana prasarana pengembangan ruangan belajar.
  • Meningkatkan partisipasi orang tua untuk terlaksananya program sekolah.
  • Melaksanakan pembelajaran team teaching untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
  • Membekali keterampilan komputer bagi siswa untuk menunjang mata pelajaran dan mengahadapi perkemabangan IPTEK.
  • Mengembangkan pembelajaran yang berorientasi KTSP (kurikulum 2006) dan BBE Life Skill untuk pengembangan jiwa mandiri siswa.

Sudut Pandang

Pendidikan merupakan salah satu bagian yang penting dari proses pembangunan nasional, dan merupakan pula salah satu sumber penentu dalam perbaikan lingkungan hidup suatu negara pada umumnya dan suatu daerah pada khususnya. Pendidikan dipandang sebagai investasi dalam pengembangan sumber daya manusia dimasa sekarang dan dimasa mendatang, dimana peningkatan kemampuan, keterampilan, kecakapan, dan kualitas suatu individu diyakini sebagai faktor yang mendukung sejauh mana manusia memiliki ukuran-ukuran tertentu dalam menjalani kehidupannya.

Sejalan dengan pemikiran tersebut, maka dapat dipahami apabila penyelenggara pendidikan perlu memperhatikan karakteristik, aspirasi, dan kebutuhan masyarakat terutama kebutuhan akan lingkungan hidup yang lebih baik dan memadai, dengan strategi yang tepat guna, dan memiliki kesadaran yang unggul, penyelenggara pendidikan hendaknya memberikan bekal dan respons kontekstual dalam melestarikan lingkungan hidup kepada setiap siswa yang sesuai dengan orientasi pembangunan daerah dan nasional serta perkembangan dunia secara global.

Berdasarkan pemikiran-pemikiran dan asumsi-asumsi di atas, sebagai salah satu solusi dalam memanfaatkan, mengelola, dan melestarikan lingkungan hidup yang berorientasi pada pembangunan dan perkembangan dalam peningkatan sumber daya manusia adalah dengan adanya peningkatan kualitas kesadaran akan lingkungan hidup. Hal ini adalah sesuai dengan yang tersirat dan tersurat pada KTSP (Kurikulum 2006), yang mana pembelajaran yang dikembangkan harus berbasis kompetensi, berorientasi pada life skill, dan kontekstual.

Sumber Daya Manusia merupakan suatu asset bagi suatu negara, sehingga pengelolaan serta pengembangannya memerlukan keseriusan dari semua pihak. Dan salah satu upaya pengembangan Sumber Daya Manusia adalah dari Sektor pendidikan yang berbudaya lingkungan hidup, karena tugas pendidikan adalah mengembangkan kualitas individu agar menjadi bangsa yang percaya diri dan memenuhi kehidupan global sebagai manusia yang berbudaya lingkungan.

Karena pendidikan bukan hanya bertujuan untuk menghasilkan manusia yang pintar dan terdidik, tetapi yang lebih penting adalah manusia yang terdidik dan berbudaya (Educated and Civilized Human Being).